Perajin Anyaman Bambu Asal Bandung Tembus Pasar Eropa

    Bandung euy
    

BANDUNG,  Masih ingat dengan yang namanya boboko ( tempat menyimpan nasi)  dan hihid (kipas) ?. Anda warga Bandung atau orang sunda mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah tersebut.

Ya, produk yang dihasilkan dari anyaman bambu itu bisa dikatakan sudah jarang ditemukan. Mungkin karena kegunaannya sudah tidak dibutuhkan lagi di masyarakat seiring berkembangnya zaman dan teknologi. 
Namun, siapa sangka masih ada perajin anyaman bambu itu di Kota Bandung yang menyulapnya menjadi barang bernilai tinggi bahkan sampai go internasional. Bukan lagi dibuat boboko, hihid atau alat dapur lainnya, tapi kini bertransformasi menjadi perlengkapan lain seperti tas, dompet, rantang, baki, hantaran, keranjang cuci baju dan banyak lagi. Semua dikemas dengan design yang menarik. Buanda Craft namanya.

Anak pemilik Buanda Craft Andru Meda mengatakan produknya sudah menembus pasar eropa seperti Inggris, Belanda, Jerman dan Rusia. Produk yang dijual pun bervariasi harganya, mulai dari Rp 150 ribu sampai Rp 500 ribu.

Menurutnya, penjualan ke pasar eropa itu menggunakan sistem order bukan distribusi. “Tempat baju cucian harganya bisa sampai Rp 1 juta,” katanya saat ditemui Bandungupdate dalam acara Pelangi Nusantara 4 Craft Vaganza 2016 di Graha Manggala Siliwangi, Kamis (15/12).

Andru menuturkan produk-produk buatannya murni hasil inovasi alami. Tidak ada sedikitpun campuran bahan kimia. Misalnya, supaya mengkilap tidak menggunakan pernis melainkan dengan infra. “Untuk membuat lengkungan di sudut-sudut kami pakai teknik bakar. Jadi tidak ada sambungan,” ucapnya. (Fajar) ***

·       

 

PT.Bandung Media Baru

Jl.Lodaya 69 Lantai II

022-7302186

Bandung - Indonesia

info[at]bandungupdate.com

redaksi[at]bandungupdate.com

Copyright 2015 Bandung Update. Published by bandungupdate.com

Back to Top