Gotong royong 123 Warga Cikoneng Ngecor Mesjid Khoirunaas

    news
    Lebih 100 warga Kampung Cikoneng Ngecor Mesjid Khaerunaas (Rabu 8/1)

TERCATAT 123 warga Kampung Cikoneng Desa Cibiru Wetan Kec. Cileunyi Kab Bandung Jabar, Rabu (8/1) bergerak serentak menuju satu lokasi. Mereka berkerumun tanpa jarak. Hanya satu dua yang memakai masker. Namun tidak ada yang mengingatkan apalagi berani melarang. Mereka sepakat menyumbangkan tenaganya untuk melakukan pengecoran atap Mesjid Khaerunaas yang tengah mereka bangun secara swadaya, dengan mengandalkan kemurahan hati para donatur yang tergerak untuk mendirikan rumah Allah.

Pemandangan gotong royong semacam  ini masih melekat kuat di warga Cikoneng, tidak tergerus era digital dan virtual. Bukan hanya membangun mesjid, membangun rumah warga pun masih sering dilakukan secara gotong royong, apalagi bagi warga yang tidak mampu. Gotong royong ini melekat di warga Cikoneng yang hanya berjarak tempuh 30-40 menit dari pusat Kota Bandung. Tidak mengherankan bila untuk mengecor atap berukuran 120 meter persegi ini hanya diperlukan waktu 3 jam.

Untuk keperluan konsumsi, panitia menanak nasi menghabiskan 25 kg beras. Lauk pauknya, ada sumbangan 67 ekor ikan mas dari pemancing, ada ikan asin, sambal dan lalaban. "Untung masak banyak. Tadinya diperkirakan hanya 40 warga yang bergotong royong... eh yang datang sampai 123 orang. Alhamdulillah," tutur Ketua Paniitia Pembangunan Mesjid Khaerunaas yang didampingi Ketua RW setempat, Heri, pada bandungupdate, usahi pengecoran.

Wagub Riau Wakaf

Pembangunan Mesjid Khaerunaas berawal ketika warga akan merenov mushola Nurul Yakin di atas tanah seluas 3 tumbak (42 meter persegi) yang merupakan wakaf Ridwan Sofari. Saaf mushola dibongkar, atas saran seorang warga, Ketua Panitia bersilaturahmi ke pemilik lahan 13 tumbak yang terletak persis di sampimg mushola. Pemilik lahan 13 tumbak  (sekitar 180 meter) itu ternyata Wagub Riau H Edy Afrizal Natar Nasution.  Wagub Riau itu melalui putra dan pembantunya, di rumahnya di kawasan Cisitu Desa Cimekar Cileunyi, mewakafkan tanahnya untuk mesjid. Selain wakaf tanah, Wagub juga membantu sejumlah material. Bahkan 1 Maret 2021, atas permintaan warga, Pak Edy (panggilan warga), datang langsung untuk meletakan batu pertama pembangunan mesjid yang berjarak  satu kilometer dari kawasan wisata alam Batu Kuda.

Menurut Ijang, untuk penyelesaian mesjid diperlukan dana sekitar Rp 60 juta an. "Kalo dengan pagar dan lain lain...yah Rp 100 jutaan lah," tuturnya. Mangga siapa lagi yang akan menjadi donatur berikutnya. Menyumbang sekaligus menabung untuk bekal di Hari Nanti,  khususnya bagi mereka yang memiliki rijki berlebih dan mendapat hidayah Allah SWT. (uyun achadiat/ Bandungupdate}. ***

 


 

PT.Bandung Media Baru

Jl.Lodaya 69 Lantai II

022-7302186

Bandung - Indonesia

info[at]bandungupdate.com

redaksi[at]bandungupdate.com

Copyright 2015 Bandung Update. Published by bandungupdate.com

Back to Top